MAKALAH
MATA KULIAH PENGANTAR TEKNIK LINGKUNGAN
PENCEMARAN AIR
Dosen Pengampu: Sunarto, M.P.H
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Air adalah salah satu unsur terpenting untuk keberlangsungan hidup makhluk hidup khususnya manusia. Meskipun air dapat diperbaharui (siklus air) namun tetap perlu dikelola dengan bijak agar tidak terjadi pencemaran air. Air merupakan salah satu komponen yang dibutuhkan kehidupan manusia. Menurut Sayyid Quthb air adalah dasar dari suatu kehidupan dan merupakan satu unsur yang dibutuhkan dalam kehidupan hingga manusia pun sangat menantikan kedatangannya.
Tersedianya air dalam aspek kualitas maupun kuantitas mutlak diperlukan. Sumber air di Indonesia sangat melimpah karena Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan. Meskipun demikian, sumber air ini tidak dimanfaatkan dengan tepat oleh masyarakat Indonesia. Namun sebaliknya, masyarakat lebih banyak menyalahgunakan kelebihan sumber air dengan cara mencemarinya. Pencemaran air ialah suatu perubahan keadaan tempat penampungan air yang diantaranya danau, sungai, laut dan penampungan air tanah akibat aktivitas manusia. Air bersifat multiguna dalam kehidupan manusia yang diantaranya untuk di minum, memasak, MCK (mandi, cuci, kukus), mengaliri saluran irigasi, mendukung aspek religius dan mendukung faktor ekonomi.
Air yang bersih mempunyai standar yaitu 3B atau tidak berwarna, tidak berbau dan tidak beracun. Dewasa ini, sering dijumpai air yang berwarna keruh dan berbau serta tercampur dengan sampah-sampah seperti plastik, kaleng, dan jenis sampah organik. Adapun pencemaran air ini berasal dari berbagai sumber. Contohnya limbah industri yang dialirkan ke sungai sehingga merugikan manusia apabila dikonsumsi.
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan pada bagian sebelumnya, maka dapat disimpulkan rumusan masalah yang akan dibahas pada makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Apakah yang dimaksud dengan Pencemaran Air?
2. Apakah yang menjadi penyebab terjadinya Pencemaran Air?
3. Apakah dampak dari Pencemaran Air?
4. Bagaimana cara menanggulangi Pencemaran Air?
C. TUJUAN
Berdasarkan beberapa rumusan masalah diatas, maka dapat disimpulkan tujuan penyusunan makalah ini ialah:
1. Mengetahui pengertian dari pencemaran air.
2. Mengetahui penyebab terjadinya pencemaran air.
3. Mengetahui dampak pencemaran air.
4. Mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan guna menanggulangi pencemaran air.
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN PENCEMARAN AIR
B. PENYEBAB PENCEMARAN AIR
Berdasarkan definisi pencemaran air yang telah dirumuskan maka dapat disimpulkan bahwa penyebab terjadinya pencemaran air dapat berupa masuknya makhluk hidup, zat, energi ataupun komponen lain sehingga terjadi penurunan kualitas air. Pada kenyataannya banyak faktor penyebab pencemaran air. Akan tetapi, pada umumnya pencemaran air dapat dikategorikan menjadi 2 (dua) yaitu sumber kontaminan langsung dan sumber kontaminan tidak langsung. Sumber kontaminan langsung ini meliputi efluen yang keluar dari industri, tempat pembuangan akhir sampah (TPA), rumah tangga dan sebagainya. Sedangkan sumber tidak langsung berupa kontaminan yang memasuki sumber air dari tanah, air tanah atau atmosfir berupa hujan asam.
D. LANGKAH-LANGKAH MENANGGULANGI PENCEMARAN AIR
Pada dasarnya ada 5 (lima) langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam rangka menanggulangi pencemaran air, diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Menyadari kelangsungan ketersedian air dengan tidak mengeksploitasi sumber air agar tidak tercemar.
2. Tidak membuang sampah ke perairan seperti sungai, danau dan laut.
3. Mengurangi intensitas limbah domestic.
4. Melakukan proses penyaringan limbah sehingga limbah yang bersatu dengan air sungai bukanlah jenis limbah jahat yang dapat merusak ekosistem air.
5. Membuat sanitasi yang bersih agar sumber air lainnya tidak tercemar.
Selain itu, dalam menanggulangi pencemaran air dapat dilakukan dengan cara menanam pohon. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor karena akar pohon mampu menyerap air dengan jumlah yang banyak. Itu sebabnya sering terjadi bencana banjir dan longsor akibat penebangan pohon secara besar-besaran.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Air merupakan komponen lingkungan hidup yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Air dengan kualitas buruk akan berdampak buruk pula pada kondisi lingkungan sehingga akan mempengaruhi kondisi kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya. Terjadinya penurunan kualitas air juga akan mengakibatkan turunnya daya guna, hasil guna, produktivitas, daya dukung dan daya tampung sumber daya air.
Air tergolong sebagai komponen sumber daya alam (SDA) memiliki peran penting sehingga harus dipergunakan untuk memenuhi keperluan manusia. Dalam penggunaan air diberbagai kepentingan saat ini perlu dikelola agar terus tersedia air yang baik dan aman secara kualitas maupun kuantitas.
B. SARAN
Seperti yang kita ketahui bahwa kehidupan tidak bisa lepas dari ketersedian air, maka penting bagi kita sebagai generasi muda untuk terus menjaga sumber daya air agar tidak terjadi pencemaran air di berbagai sumber. Hal ini dilakukan agar ketersediaan air bersih secara kualitas maupun kuantitas dapat berlangsung dalam jangka panjang. Sehingga, untuk masa yang akan datang tidak terjadi kelangkaan air bersih yang diakibatkan pencemaran air karena ulah manusia.
DAFTAR PUSTAKA
Arum, Rifda. (2021). 5 Penyebab Pencemaran Air, Cegah dan Buat Lingkungan Air Lebih Baik!. Diakses pada 23 November 2022 dari https://www.gramedia.com/literasi/penyebab-pencemaran-air/
Setiadi, Putri Decequen. (2022). Makalah Pencemaran Air. Diakses pada 23 November 2022 dari https://doc.lalacomputer.com/makalah-pencemaran-air/
Yuki. (2019). Dampak Pencemaran Air Bagi Kehidupan. Diakses pada 23 November 2022 dari https://www.blog.yukiwaterfilter.com/2019/04/11/dampak-pencemaran-air-bagi-kehidupan/
