Sabtu, 07 Desember 2024

PERAN MIKROBA PADA INDUSTRI

 PERAN MIKROBA PADA INDUSTRI

Imelda Atika Putri - 202201513

Mikrobiologi Industri merupakan cabang mikrobiologi terapan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi zat-zat penting, seperti antibiotik, produk pangan, enzim, asam amino, vaksin, dan bahan kimia halus. Mikroba adalah makhluk yang fantastis. Mereka menyediakan waktu generasi yang cepat, fleksibilitas genetik, skala eksperimen yang tak tertandingi, dan sistem studi yang dapat dikelola. Praktik mikrobiologi industri berakar dalam di zaman kuno. Jauh sebelum penemuannya, mikroorganisme dieksploitasi untuk melayani kebutuhan dan keinginan manusia. Mereka mengawetkan susu, buah-buahan, dan sayuran, serta meningkatkan kualitas hidup melalui minuman, keju, roti, makanan yang diawetkan, cuka.

Akibatnya, bioteknologi merupakan pendekatan baru untuk membuat produk komersial dengan menggunakan organisme hidup. Pengetahuan tentang bioproses telah dikembangkan untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Penerapan ilmu biologi dalam proses industri dikenal sebagai bioproses. Sebagian besar produk biologi dan farmasi diproduksi dalam bioproses industri yang terdefinisi dengan baik. Beberapa aplikasi mikrobiologi industri yang luas untuk menghasilkan berbagai produk dalam industri terapan dirangkum dalam bab ini.

Teknik fermentasi asam amino telah menghasilkan pengembangan proses yang ramah lingkungan untuk menggantikan beberapa proses kimia konvensional. Asam organik merupakan produk tradisional dari teknologi pangan dan bioteknologi. Pada saat yang sama, asam organik merupakan salah satu produk masa depan yang paling menjanjikan dari mikrobiologi industri, karena kemungkinan penggunaannya sebagai bahan kimia penyusun. Produksi asam organik melalui fermentasi mikroba menggunakan bahan baku yang lebih murah juga merupakan salah satu pencapaian utama mikrobiologi industri . Tinjauan ini terutama berfokus pada sumber mikroba dan metode produksi berbagai asam organik (asam sitrat, asam glukonat , asam fumarat , dan asam laktat) yang digunakan terutama dalam industri pangan.

MIKROBIOLOGI INDUSTRI

Mikrobiologi industri adalah salah satu cabang dari ilmu mikrobiologi yang khusus mempelajari tentang pemanfaatan mikroorganisme untuk kepentingan industri, baik itu industri kimia, pangan, farmasi, obat-obatan serta pemanfaatan mikroorganisme untuk mengolah hasil samping industri, yaitu limbah. Mikroorganisme telah diidentifikasi dan dimanfaatkan selama lebih dari satu abad. Bangsa Babilonia dan Sumeria menggunakan ragi untuk menyiapkan alkohol. Ada sejarah panjang di balik proses fermentasi, yang menjelaskan penerapan proses mikroba yang menghasilkan produksi makanan dan minuman. Pada pertengahan abad kesembilan belas, Louis Pasteur memahami peran mikroorganisme dalam makanan fermentasi , anggur, alkohol, minuman, keju, susu, yoghurt dan produk susu lainnya.

Penerapan ilmu biologi dalam proses industri dikenal sebagai bioproses. Saat ini sebagian besar produk biologi dan farmasi diproduksi dalam bioproses industri yang terdefinisi dengan baik. Misalnya, bakteri mampu menghasilkan sebagian besar asam amino yang dapat digunakan dalam makanan dan obat-obatan. Pertumbuhan sel dalam skala besar disebut fermentasi industri. Fermentasi industri biasanya dilakukan dalam bioreaktor, yang mengontrol aerasi , pH, dan suhu. Mikroorganisme memanfaatkan sumber organik dan mengahsilkan metabolit primer seperti etanol, yang terbentuk selama fase pertumbuhan eskponensial sel. Dalam beberapa bioproses, khamir atau jamur  digunakan untuk menghasilkan produk-produk bernilai tinggi. 

MIKROBA MEMILIKI PERAN PENTING DALAM INDUSTRI, DI ANTARANYA:

·        Produksi produk:

Mikroba digunakan untuk membuat berbagai produk, seperti minuman, bahan tambahan makanan, produk kesehatan manusia dan hewan, dan biofuel.

·       Pengolahan limbah:

Mikroba digunakan untuk mengolah limbah industri dan limbah peternakan.

·       Pengujian kualitas dan keamanan makanan:

Mikrobiologi digunakan untuk menguji sampel makanan guna memastikan keamanan dan kualitasnya.

·        Perolehan minyak dan logam:

Mikrobiologi digunakan untuk meningkatkan perolehan minyak dari sumur-sumur bor dan perolehan kembali logam dari bijih berkadar-rendah.  

Mikroorganisme yang digunakan dalam industri, seperti bakteri, jamur, dan protozoa, memiliki beberapa kelebihan, di antaranya: mudah didapatkan, proses pertumbuhannya cepat, dapat dimodifikasi.

Beberapa contoh mikroorganisme yang berperan dalam industri, di antaranya:

  • Bakteri asam laktat Streptococcus Thermophilus yang berperan dalam fermentasi susu menjadi yogurt.
  • Yeast Saccharomyces yang berperan dalam fermentasi roti.
  • Mold Rhizopus oligosporus yang berperan dalam pembuatan tempe. 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERAN MIKROBA PADA INDUSTRI

  PERAN MIKROBA PADA INDUSTRI Imelda Atika Putri - 202201513 Mikrobiologi Industri merupakan cabang mikrobiologi terapan yang memanfaatkan m...